Madu, Honey, Miel

Madu mengandung banyak mineral seperti Natrium, Kalsium, Magnesium, Alumunium, Besi, Fosfor dan kalium. Vitamin-vitamin yang terdapat dalam madu adalah Thiamin (B1), riboflavin (B2), asam askorbat (C), piridoksin (B6), Niasin, Asam pantotenat, biotin, asam folat dan Vit K.

Sedangkan enzim yang penting dalam madu adalah enzim diatase, invertase, glukosa oksidase, peroksidase dan lipase. Enzim diatase adalah enzim yang mengubah karbohidrat kompleks (polisakarida) menjadi karbohidrat sederhana (monosakarida). Enzim invertase adalah enzim yang memecah molekul sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa. Sedangkan enzim oksidase adalah enzim yang membantu oksidasi glukosa menjadi asam peroksida. Enzim peroksidase melakukan proses oksidasi metabolisme. Semua zat tersebut berguna untuk metabolisme tubuh.

MANFAAT MADU

Secara umum madu berkhasiat untuk menghasil kan energi, meningkatkan daya tahan tubuh, dan meningkatkan stamina. Banyak penyakit yang disembuhkan oleh madu diantaranya penyakit lambung, radang usus, jantung dan hipertensi.

Walaupun memiliki pH yang rendah, ternyata madu bisa meningkatkan pH lambung. Hal ini disebabkan madu mengandung mineral yang bersifat alkali dan berfungsi sebagai buffer. Semakin gelap warna madu, kandungan mineralnya semakin tinggi sehingga semakin tinggi pula alkalinitasnya. Kandungan magnesium dalam madu ternyata sama dengan kandungan magnesium yang ada dalam serum darah manusia. Selain itu kandungan Fe dalam madu dapat meningkatkan jumlah eritrosit dalam darah manusia dan dan dapat meningkatkan haemoglobin. Madu juga sering digunkan sebagai obat sariawan.

Madu mengandung zat antibakteri sehingga baik untuk mengobati luka luar dan penyakit infeksi. Madu mempunyai sifat osmosalitas yang tinggi sehingga bakteri sulit untuk hidup. Madu mempunyai sifat higroskopis yaitu menarik air dari lingkungans sekitarnya. Dengan sifat higroskopis inilah madu dapa tdipakai mengompres luka luar seperti borok akibat infeksi.

Penyakit lain yang dapat diopbati dengan madu diantaranya penyakit paru (tuberkulosis), sakit mata, penyakit saraf, tekanandarah rendah, penyakit liver, sakit kepala, impotensi, dan penyakit infeksi saluran kemih.

JADIKANLAH MAKANAN SEBAGAI OBATMU, DAN OBATMU SEBAGAI MAKANAN”  Salah satu makanan yang dimaksud adalah MADU.

MADU MEMBANTU TUBUH DALAM PENYEMBUHAN

Tyanto Priyatno

21 September

oleh

Kochan Andrew, M.D., Sherman Oaks, CA

Madu, sumber makanan bagi lebah, dihasilkan ketika mereka mencerna nektar dan kemudian memuntahkannya. Selama proses ini, mereka menambahkan nilai dalam bentuk enzim, asam amino dan protein, aromatik, flavonoid, dan senyawa fenolik, dan sejumlah kecil vitamin dan mineral.

Manusia menggunakan madu sebagai makanan, dan juga sebagai salep, krim penyembuh, tetes mata, permen , antibiotik, dan obat anti-ulkus. Orang-orang Mesir kuno, Cina, Yunani, dan Roma menyadari sifat penyembuhan madu. Kedokteran era modern telah menghasilkan banyak laporan kasus dan studi yang terkendali dengan baik, mendukung efektivitas madu sebagai penyembuhan untuk luka bakar dan untuk luka yang terinfeksi atau tidak terinfeksi. Dalam 22 uji coba yang dipublikasikan melibatkan 2.062 pasien diobati dengan madu, serta 16 percobaan yang dilakukan pada hewan percobaan, para ilmuwan menemukan madu sangat bermanfaat sebagai perawatan luka :

• Kualitas antibakteri madu sangat cepat membersihkan infeksi yang ada dan melindungi luka dari infeksi tambahan
• Madu membersihkan luka dan bau luka yang tidak sedap
• Aktivitas anti-inflamasi mengurangi jamur dan meminimalkan bekas luka
• Cara ini merangsang pertumbuhan granulasi dan jaringan epitel untuk mempercepat penyembuhan.

Keahlian utama saya adalah mengobati , saya pernah melihat pasien dengan luka yang menggunakan pengobatan madu. Dua kasus saya disajikan di sini secara dramatis menggambarkan hal ini.

Kasus 1.

Pada bulan Maret 2006, saat bekerja di sebuah klinik di Honduras, saya didekati oleh seorang wanita yang telah ditembak di perut dua tahun sebelumnya. Peluru itu menembus keluar kembali tepat di atas tepi panggul. Ahli bedah telah menyelamatkan hidupnya dan usus besarnya, tapi luka tersebut mengembangkan fistula antara usus halus dan kulit di punggungnya. Dia sekarang membuang isi usus dari lubang di punggungnya. Dua operasi untuk menutup fistula tidak berhasil.

Dia dan suaminya meminta ide-ide dokter klinik untuk pada penyembuhan lukanya. Saya menyarankan agar dia mencoba mengaliri fistula dengan madu mentah dua kali sehari. Kami memberikan jarum suntik 3 cc dan merekomendasikan agar ia mendapatkan madu dari peternak lebah lokal. Saat aku harus meninggalkan Honduras sampai tahun depan, ia akan melakukannya sendiri. Setelah mengikuti prosedur, dia dan suaminya akan mengevaluasi kemajuan dan dia akan memutuskan apakah untuk melanjutkan.

Ketika saya kembali setahun kemudian, saya disambut sebagai penyembuh. Pasien dan suaminya telah melakukan seperti yang saya sarankan. Dalam waktu sekitar empat bulan fistula telah ditutup kulit dan luka sudah sembuh, hanya menyisakan sedikit bekas. Madu melakukannya dalam empat bulan, kenapakah dokter bedah belum bisa melakukan dalam dua tahun?

Kasus 2.

Velma Thomas, seorang pasien saya dan kontributor American Apitherapy Society, telah mengambil keuntungan dari beberapa aspek apitherapy. Setelah sebuah kecelakaan mobil pada bulan Oktober 2007, ia memiliki luka (abrasi) yang cukup dalam di lengannya. Namun dalam waktu empat minggu kulitnya sudah benar-benar menutup luka. Tidak ada jaringan parut, dan warna kulit bahkan mulai gelap menuju warna alami kulit Velma. Semua ini terjadi walaupun prediksi dokter mengatakan bahwa dia mungkin akan membutuhkan pencangkokan kulit.

Lebah menghasilkan obat mujarab yang ajaib, bahwa kita memiliki hak istimewa dalam penggunaannya untuk kita sendiri dan yang terus diselidiki. Saat ini dimana biaya kesehatan terus meningkat, saya berharap bahwa profesi medis akan menghargai dan mulai menggunakan lebah madu dalam pengobatannya.

Dr. Kochan, presiden masa lalu AAS itu, menggunakan madu dan produk lebah lainnya untuk praktek penanganan nyeri yang kronis di California Selatan.

Diadaptasi dari Journal AAS,
Januari-Maret 2008

  1. #1 by affandi very on 20 Mei 2012 - 11:12 am

    Assalamu’alaikum,Kedua Fistula-nya kira2 sbesar lubang sedotan pak,kdua lubang fistelnya apakah tdk bs ditetesin madu seperti kasus diatas shg lama2 bs menutup sendiri.fistelnya.?kalaupun dgn mengunakan sengatan lebah dimana saya mendapatkan lebah serta belajarnya,di daerah tempat tinggal saya di Madiun,belum tahu dimana adanya peterternak lebah.madu,terima kasih

    • #2 by tyanto on 21 Juni 2012 - 8:48 pm

      wa’alaikumsalam mas affandi…..
      sepertinya untuk kasus putra bapak saya sarankan untuk disengat lebah saja. Barangkali ada disekitar tempat bapak yang memelihara lebah madu jenis apis cerana bisa dilakukan sendiri. Bila berminat untuk belajar teknik sengat lebah bapak bisa kontak saya

  2. #3 by affandi very on 13 Mei 2012 - 9:26 pm

    Assalamualaikum.maaf pak saya minta bantuanya,Anak saya umur 8thn laki2,sudah 3 thn menderita fistel interokutan,fistel ini terjadi pasca operasi usus bocor,awalnya hanya satu lubang tp sejak 6 bln lalu timbul lg lubang baru disebelahnya shg BAB otomatis keluar lewat kdua lubang tsb,lubangnya tepat dibawah pusar, dan jarang keluar lewat (maaf) anus,sejak operasi gagal itu saya takut anak saya dioperasi lagi kata dokter gak menjamin kl dioperasi g bocor lg,skali lg minta tolong bantuan dan solusinya ntk ksembuhan anak saya,sblmnya terima ksh.wassalam.

    • #4 by tyanto on 16 Mei 2012 - 6:34 am

      wa’alaikum salam. wr.wb.
      untuk kasus fistula, saya pernah puya pengalaman menangani kondisi tersebut. Yang saya lakukan adalah dengan sengat lebah disekitar fistula-nya dengan interval 2 kali dalam 1 minggu. Alhamdulillah kemajuannya sangat terlihat. \insyaallah sekarang sudah sembuh. Kalau boleh tahu, seberapa besar ukuran fistula-nya? Saya sarankan bila memang mau menggunakan pengobatan dengan sengat lebah, bapak belajar aja sendiri memberikan sengatan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: