BEE VENOM HANCURKAN VIRUS HIV


Tyanto Priyatno, S.Si

 

Perbedaan antara Bee Venom dan obat anti-HIV yang ada adalah bahwa sebagian besar obat berusaha untuk menghambat kemampuan virus untuk bereplikasi, namun virus dapat beradaptasi dan berkembang untuk menghindari. Obat anti-HIV juga tidak menanggulangi infeksi awal. Justru melittin menyerang struktur inherent virus.  Dengan demikian secara teoritis tidak ada cara bagi virus untuk mengembangkan respon adaptifnya.

Mellitin menyerang membran lapis ganda, sebagaimana dimiliki berbagai jenis virus, yang juga berarti bahwa virus lain seperti Hepatitis B dan C, yang mengandalkan perlindungan membran lapis ganda untuk menghindari sistem kekebalan tubuh bisa dihancurkan oleh Bee venom

Seperti dilansir US News & World Report, ilmuwan dari Universitas Washington (WU) School of Medicine di St Louis, Missouri, mengidentifikasi adanya senyawa yang dikenal sebagai melittin yang mereka katakan memberikan efek anti-HIV yang sangat kuat. Racun lebah racun dapat diamati kemampuannya untuk menghancurkan komponen virus HIV sementara sel-sel yang sehat tidak diserang oleh melittin.

http://www.naturalnews.com/039595_bee_venom_hiv_apitherapy.html

  1. #1 by ediajadone on 22 Agustus 2014 - 3:40 pm

    berapa lama terapi hiv ini mas?

    • #2 by tyanto on 22 Agustus 2014 - 10:57 pm

      Kalau saya perhatikan ada yang 2 bulan sampe 8 bulan. Sangat tergantung kondisi awal terapi.

    • #3 by tyanto on 26 Agustus 2014 - 1:27 pm

      Relatif, tergantung kondisi awal terapi.

      • #4 by encim gani on 17 November 2014 - 9:54 pm

        kang punten apa betul menyengat pake odeng lebih bagus

        • #5 by tyanto on 18 November 2014 - 1:23 am

          pendapat itu tidak menuut saya tidak sepenuhnya benar dan juga tidak sepenuhnya salah. Bisa dikatakan benar karena odeng atau Apis dorsata memiliki jumlah racun yg lebih banyak dibandingkan apis cerana. jumlahnya bisa 6kali lipat apis cerana.Namun bisa berdampak buruk juga bagi para pengguna awal racun lebah atau bee venom. apalagi ketika sistem imun tubuhnya belum mengadaptasi semua antigen yang terdapat dalam racun lebah.

  2. #6 by rey on 29 Januari 2014 - 7:41 am

    di mana tempat terapi sengat lebah untuk pengobatan hiv?

    • #7 by tyanto on 11 Februari 2014 - 2:39 pm

      bisa di unair atau di saya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: