SENGAT LEBAH UNTUK HIPERTENSI


Sudah sekian kasus terjadi untuk permasalahan hipertensi ditangani dengan terapi lebah. Namun baru sekarang bisa sempat menuliskan pengalaman terakhir.
Kasusnya bermula dari keluhan yang dirasakan oleh seorang pasien ketika saya berkunjung kerumahnya diseputaran riung bandung, kota bandung. Keluhan yang disampaikan berupa sakit kepala “nyut nyut” yang cukup kuat, leher belakang hingga pundak terasa pegal dan kaku. Kaki maupun tangan terasa sangat tidak nyaman karena ada semacam kesemutan.
Kemudian sengatan lebah pun mulai diberikan untuk 4 titik sengat.
1. Ubun-ubun / puncak kepala
2. Dipertemuan tulang leher dan tengkorak bagian belakang leher
3. Di sekitar panggul, titik S1 pada bagan syaraf dilakukan 2 sengatan.
Terapi dilakukan 1 minggu sekali dengan dibantu oleh RICE BRAN (bekatul beras merah organik) ditambah madu.
Setelah satu minggu berlalu, ketika terapi kedua dilaksanakan, keluhan utama sakit kepala “nyut nyut” sudah tidak menjadi keluhan lagi, demikian juga untuk keluhan lainnya.. Terapi kedua diberikan sengatan :
1. Ubun-ubun
2. Leher belakang, di titik C1, pertemuan tengkorak dan tulang leher
3. Didaerah pinggang belakang titik L1 dan L4
Selain RICE BRAN dan madu, diminggu kedua ini saya tambahkan BEE POLLEN untuk melengkapi nutrisi nya. Terapi kedua ini dilakukan pada hari ke 7 terapi.
Terapi selanjutnya dilakukan pada hari ke 14. Pada terapi kedua tensi darah sudah berada pada posisi 130 mmHg, ini adalah penurunan yang cukup mengesankan dari awal terapi 160 mmHg

, , ,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: