BEE POLLEN : metabolisme dan farmakodinamik


Keraguan yang muncul, apakah cangkang pollen dapat dihancurkan dan dicerna oleh manusia. Telah diketahui, bahwa pada hewan percobaan serbuk sari tidak lagi berisi ketika serbuk sari telah meninggalkan saluran pencernaan. Hal ini dilakukan untuk hipotesis bahwa kandungan nutrisi serbuk sari dapat dilepaskan oleh cairan pencernaan pada hewan 109, 112.

Ada bukti bahwa serbuk sari dapat persorbed (penyerapan langsung serbuk sari ke dalam aliran darah) dalam saluran pencernaan anjing, kelinci dan manusia 59. Dalam simulasi in-vitro pada pencernaan manusia serbuk sari  sebagian dapt dicerna 42, dimana ada perbedaan tingkat pencernaan serbuk sari poppy dan hazelnut, dengan tingkat rata-rata kecernaan 15% untuk karbohidrat dan 53% untuk protein. Dalam hal ini telah dihipotesiskan bahwa serbuk sari tidak cukup dicerna dan dan serbuk sari yang retak akan meningkatkan daya cerna dan ketersediaan nutrisi hayati 108.

Banyak perusahaan yang menawarkan bee pollen retak (cracked bee pollen), mereka mengklaim bahwa produk ini lebih mudah dicerna. Di sisi lain, ada banyak studi pada manusia dengan bee pollen keseluruhan (lihat bagian berikutnya) menunjukkan bahwa sebagian dari isi serbuk sari lebah dicerna dan Ketersediaan hayati. Namun maserasi serbuk sari selama beberapa jam dalam air atau cairan lainnya direkomendasikan dalam rangka meningkatkan kecernaan, metode tersebut digunakan juga untuk biji-bijian yang sulit dicerna.

Ekstraksi Bee Pollen meningkatkan aktivitas antioksidan, ekstraksi terbaik dicapai dengan etanol. Ekstraksi dengan air saja juga memberikan ekstrak dengan aktivitas antioksidan lebih tinggi dari pada serbuk sari utuh 71.

Setelah serbuk sari telah mencapai saluran pencernaan manusia butir serbuk sari mulai mengembang. Dengan menyerap air akan meningkatkan volume dan proses enzimatis diaktifkan. Bahan, yang terkandung dalam serbuk sari akan keluar ketika dinding serbuk sari pecah (enzim dan alergen).

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: