Bengkak, Demam, Gatal atau merah setelah disengat Lebah


Ketika sistem imun tubuh kita mendeteksi adanya zat asing dalam tubuh, dia akan mencatat karakteristik zat asing tersebut dalam sistem memorinya.

Ada 2 sistem kekebalan tubuh:

1. Sistem kekebalan nonspesifik (didapat) (innate immune system)

2. Sistem kekebalan spesifik (dipelajari/adaptif) (learned/adaptive immune system)

Tahap kerja sistem Imun:

  • Deteksi & mengenali benda asing
  • Komunikasi dg sel lain untuk berespons
  • Rekruitmen bantuan & koordinasi respons
  • Destruksi atau supresi penginvasi

Itulah kenapa ketika pertama kali anda mendapatkan sengatan lebah untuk tujuan terapi harus melewati masa penyesuaian terlebih dahulu terhadap racun lebah (bee venom). Karena dalam racun lebah terdapat senyawa-senyawa aktif yang sekaligus memiliki sifat alergic terhadap tubuh. Bila sistem imun kita lemah maka diperlukan 1-3 hari untuk penyesuaian. Namun dalam paparan ke-2 tentunya akan lebih ringan dan selanjutnya efek alergic tersebut tidak muncul lagi siring dengan sistem imun tubuh kita yang sudah melakukan penyesuaian.

Untuk individu yang demikian, tentunya terapi sengat lebah akan efektip pada saat dimana tubuh sudah mampu menerima setelah melewati masa penyesuaian. Pada saat itulah terapist akan lebih leluasa untuk melakukan tindakan-tindakan terapi sesuai dengan kebutuhan akan penyakit yang diderita pasien.

Tahap penyesuaian yang terjadi antara lain sebagai berikut :

  1. Masuknya bakteri/benda asing  ke dalam jaringan
  2. Vasodilatasi sistem mikrosirkulasi area yg terinfeksi sehingga meningkatkan aliran darah (RUBOR/kemerahan & CALOR/panas)
  3. Permeabilitas kapiler & venul yang terinfeksi terhadap protein meningkat mengakibatkan difusi protein & filtrasi air ke interstisial (TUMOR/bengkak & DOLOR/nyeri)
  4. Keluarnya neutrofil lalu monosit dari kapiler & venula ke interstisial
  5. Penghancuran bakteri di jaringan ® fagositosis (responssistemik: demam)
  6. Perbaikan jaringan

Jadi, bila pada masa awal anda memulai terapi dengan sengatan lebah kemudian terjadi bengkak, demam, gatal ataupun kulit memerah sebetulnya tidak usah khawatir karena itu merupakan reaksi awal dari penyesuaian sistem imun tubuh anda.

Reaksi tersebut sangatlah spesifik tiap individu, ada yang sama sekali tidak terjadi reaksi tersebut meskipun ia baru pertama kali menjalankan terapi sengat lebah. Ada pula yang perlu beberapa kali untuk mencapai kesesuaiannya.

Apamin, salah satu peptida yang terkandung dalam racun lebah memberikan efek stimulasi kerja sistem imun tubuh. Selain itu melitin adalah peptida lainnya memiliki kekuatan yang sangat baik sebagai zat anti-inflamasi. Bee Venom secara umum memiliki aktifitas anti bakteri yang sangat tinggi juga terhadap jamur, parasit dan virus.

 

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: